Pelajar SMKN 2 Gorontalo Berhasil Direkrut Perusahaan Sejak PKL (Praktik Kerja Lapangan)

Pelajar SMKN 2 Gorontalo Berhasil Direkrut Perusahaan Sejak PKL (Praktik Kerja Lapangan)

NARASIANA.COM,Pelajar SMKN 2 Gorontalo Berhasil Direkrut Perusahaan Sejak PKL (Praktik Kerja Lapangan) – Siswa Lulusan dari SMKN 2 Gorontalo dianggap memenuhi keperluan pasar industri terkhusus di Gorontalo. Di tahun 2022, ada 143 mahasiswa yang melakukan PKL (praktik kerja lapangan) dan 30 di antaranya berhasil direkrut industri atau perusahaan setelah praktik berakhir.

Selain 30 mahasiswa yang sudah direkrut, mahasiswa lainnya berencana melanjutkan ke perguruan tinggi dan sebagian lagi berwirausaha. Program pembelajaran di APHP yang memberikan keterampilan dasar yang dapat dilakukan siswa di rumah membuat lulusan tidak tergantung pada alat untuk mulai mencoba.

“Mereka dididik untuk bekerja secara manual dan digital. Jadi bisa tanpa alat, apalagi yang punya alatnya,” kata Rodifa. Kepala SMK N 2 Gorontalo, Jakub Ague mengatakan, sekolah yang dipimpinnya sudah menjadi SMK Center of Excellence (CoE) sejak 2020, dan akan terus menjadi SMK Center of Excellence (PK) pada 2021.

BACA JUGA:

SMKN 2 Gorontalo memiliki tiga bidang keahlian, yakni pariwisata, agribisnis dan agroteknologi. dan seni kreatif dan teknologi.“Sekolah ini memiliki 1.253 siswa, 41 rombongan belajar, 88 guru, dan 15 tenaga kependidikan,” kata Jakub.

Jakub mengatakan, sebelum menjadi PK SMK, kurikulum yang dirancang untuk peserta didik siswa disusun oleh sekolah. Namun sejak menjadi PK SMK, kurikulumnya sudah disusun bersama dengan industri.
Hal inilah yang menyebabkan siswa SMK N 2 sudah biia memenuhi kebutuhan industri, bahkan direkrut sebelum lulus. Terkait peningkatan kompetensi guru, Jakub mengatakan sekolah mendorong guru untuk mengikuti magang dan studi mandiri bersertifikat (MSIB) di industri.

Dulu, sebelum menjadi PK SMK, guru bisa magang selama tiga bulan di industri, sekarang dengan MSIB bisa sampai enam bulan. implementasi praktis, SMK N 2 Gorontalo memiliki hotel untuk pendidikan (edutel) dengan kapasitas 17 kamar.

Praktik langsung seperti ini memungkinkan siswa untuk memasuki dunia kerja atau membuka usaha hotel setelah lulus.Hal ini dibuktikan dengan adanya kerjasama antar SMK N 2 dan hotel-hotel di Gorontalo yang mempekerjakan mahasiswa saat high season.

Berdasarkan data tracer study tahun 2021, sebanyak 33 persen lulusan SMKN 2 sudah bekerja, dan 22 persen lainnya adalah wiraswasta mandiri, sisanya masih melanjutkan sekolah dan belum bekerja.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *